Tentang Al Mä’ūn Digital Library
Al Mä’ūn Digital Library, atau kemudian biasa disebut Al Mä’ūn saja, merupakan kepanjangan dari Al Mä’ūn Learning Community and Digital Library. Al Mä’ūn bukan merupakan lembaga hukum. Al Mä’ūn juga bukan kepanjangan tangan dari lembaga apapun. Al Mä’ūn tidak memiliki afiliasi dengan organisasi apapun, namun berafiliasi dengan masyarakat luas, siapapun itu.
Al Mä’ūn hanyalah sekumpulan orang-orang yang sadar akan pentingnya hidup yang berbasis ilmu. Manusia yang berilmu akan “dijaga” oleh ilmu tersebut, sedangkan manusia yang tak berilmu akan mudah ditipu. Menjadi manusia berilmu bukanlah satu-satunya tujuan. Masih ada tugas lain setelah seseorang memiliki ilmu. Ilmu tidak akan berarti apa-apa jika tidak didayagunakan (aplikasikan). Umat manusia juga tidak akan sejahtera jika ilmu itu hanya tersimpan rapi di beberapa gelintir otak manusia. Ilmu itu akan berkah jika orang yang berilmu bersedia memberikan ilmunya kepada orang yang kurang ilmunya. Tekad yang kuat dari seorang penuntut ilmu (formal atau tidak) untuk bersedia menerima input dari luar memberikan kemudahan dalam proses saling memberi dan menerima ilmu. Beberapa kalimat inilah yang menggugah terbentuknya komunitas belajar yang bernama Al Mä’ūn.
Al Mä’ūn Digital Library terinspirasi oleh sebuah konsep yang bernama knowledge management (manajemen pengetahuan). Konsep ini mengemukaan bahwa pengetahuan harus ditata sedemikian rupa sehingga dapat bermanfaat bagi kehidupan manusia. Bentuk penataan/manajemen di sini adalah mengatur bagaimana setiap orang mendapatkan hak yang sama terhadap pengetahuan tersebut. Kami sadar bahwa pengetahuan dan ilmu pengetahuan adalah milik Sang Pencipta. Adalah hak-Nya untuk memberikan hidayah kepada siapa yang dikehendaki-Nya.
Dunia terus berputar seperti informasi yang ada di jagad raya ini. Tidak bisa dipungkiri lahirnya teknologi informasi telah banyak membawa perubahan di muka bumi. Perubahan gaya hidup, cara belajar, percepatan arus informasi, budaya, hingga ke perputaran uang di dunia bisnis. Banyak yang bisa dimanfaatkan dari adanya teknologi informasi ini. Jangan hanya melihat sisi negatifnya, sisi positif juga harus terus dikejar pemanfaatannya. Lihatlah situs IKC (ilmukomputer.com). Situs ini telah banyak dimanfaatkan masyarakat sebagai media e-learning teknologi. Pemanfaatan teknologi informasi untuk belajar adalah yang coba dilakukan di Al Mä’ūn. Itulah mengapa kami memberikan embel-embel digital library.
Anda pun bisa bergabung bersama kami. Ikut belajar dan berbagi yang kita miliki dengan sesama. Untuk informasi lebih lanjut, silahkan hubungi kami.

Tinggalkan Balasan